tipe seks tanaman

Beberapa Tipe Seks Pada Tanaman

Beberapa Tipe Seks Pada Tanaman – Reproduksi merupakan cara mendasar untuk mempertahankan diri yang pastinya dilakukan oleh semua bentuk kehidupan.

Setiap individu organisme ada sebagai hasil dari suatu proses reproduksi oleh pendahulunya. Cara reproduksi secara umum dikelompokan menjadi dua jenis, yaitu seksual dan aseksual.

Dalam reproduksi aseksual yaitu suatu individu dapat melakukan reproduksi tanpa melibatkan individu lain dari spesies yang sejenis. Sedangkan pembelahan sel pada bakteri menjadi dua sel anak merupakan contoh dari reproduksi aseksual.

Namun reproduksi aseksual tidak hanya dibatasi kepada organisme bersel satu. Kebanyakan tumbuhan juga mempunyai kemampuan untuk dapat melakukan reproduksi secara aseksual.

Reproduksi seksual membutuhkan keterlibatan dua buah individu dari jenis kelamin yang tidak sama. Reproduksi yang terjadi pada manusia normal ialah contoh umum dari reproduksi seksual.

Pada umumnya, organisme yang memeiliki organ yang lebih kompleks melakukan reproduksi secara seksual, sedangkan organisme yang lebih sederhana yang memiliki satu sel dapat melakukan reproduksi secara aseksual.

Secara Seksual

Perkembangbiakan secara seksual melibatkan penyatuan serbuk sari atau alat kelamin jantan dan sel telur atau alat kelamin betina untuk memproduksi biji.

Sebuah biji tersusun atas tiga bagian yaitu pertama, kulit biji sebagai pelindung biji, kedua adalah endosperma sebagai cadangan makanan, dan yang terakhir adalah embrio yang merupakan calon tanaman.

Saat biji telah dewasa dan berada pada lingkungan yang cocok biji akan mulai berkecambah. Pada umunya terdapat dua tipe pembiakan secara seksual yaitu isogami dan heterogami.

  • Isogami

Isogami merupakan jenis perkembangbiakan dengan dua gamet yang telah dihasilkan oleh kedua tetua yang sama secara morfologis sehingga disebut dengan ‘’isogametes’’. Peleburan dua gamet dinamakan conjugation dan zigot yang akan dihasilkan dinamakan zygospore. Metode isogami ada pada tanaman golongan rendah seperti Mucor sp.

  • Heterogmi

Heterogami ialah perkembangbiakan dengan gamet yang dihasilkan oleh kedua tetuanya berbeda secara morfologis sehingga dinamakan heterogametes.

Tanaman yang menghasilkan dua gamet yang berbeda dinamakan heterogamous. Peleburan gamet ini dinamakan fertilization. Heterogami ada pada tanaman berbunga dan digolongkan menjadi apomiksis dan amphimiksis.

  • Keuntungan

Tanaman yang ditanam melalui biji dalam kondisi hidup, memiliki sistem perakaran yang dalam sehingga memiliki vigor yang bersifat baik, memungkinkan akan terjadinya perbaikan sifat dibandingkan induknya dan adanya polyembryony. Perkembangbiakan dengan biji sangat dibutuhkan saat perkembanbiakan vegetatif mengalami kegagalan.

  • Kerugian

Jika keturunan yang telah dihasilkan tidak mewarisi sifat unggul tetuanya maka hasil anakan bersifat inferior sehingga tidak menguntungkan. Biji akan kehilangan viabilitas dalam periode yang singkat dan penyemaian menyebabkan tanaman mengalami fase juvenile yang lama.

Secara Aseksual

Perkembangbiakan aseksual merupakan salah satu cara reproduksi pada tanaman yang pada prosesnya tidak melalui meiosis, reduksi ploidi sehingga menghasilkan keturunan yang merupakan klon dari induknya. Sifat anakan yang sama dengan induk dikarenakan tidak terjadi peleburan sifat.

Beberapa tanaman berkembangbiak secara aseksual yang mana membuatnya memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mempertahankan populasinya. Para ahli hortikultura dapat memanfaatkan sifat ini untuk memperbanyak tanaman dalam jumlah banyak secara cepat.

Perkembangbiakan aseksual yang terjadi secara alami ialah membelah diri, sementara metode perkembangbiakan aseksual yang ditemukan oleh manusia adalah cangkok, stek, kultur jaringan dan lain-lain.

Keuntungan pembiakan vegetatif antara lain:

  • Keberhasilannya dapat segera dilihat
  • Tetua heterogenis dapat dilestarikan tanpa mengubah sifat
  • Lebih mudah dan cepat dari pada pembiakan dengan biji, dikarenakan masalah dormansi benih dapat dihilangkan sama sekali dan status juvenile diperpendek
  • Kerugian utama dari perbanyakan aseksual adalah musnahnya keragaman. Para ilmuwan sepakat bahwa keragaman merupakan faktor yang penting dalamresistensi hama danpenyakit.

Baca Juga : Beberapa Meode Persilangan Pada Tanaman Menyerbuk Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *