cabai

Cara Budidaya Tanaman cabe Merah dalam polybag

Cara Budidaya Tanaman cabe Merah dalam polybag –¬†Cabe adalah salah satu bumbu dasar di dapur yang stoknya harus selalu ada di dalam list belanjaan.

Oleh karena itu banyak sekali para petani yang memilih untuk membudidayakan cabe demi kebutuhan hidup.

Namun, bagi sebagian orang yang tidak memiliki lahan yang cukup luas untuk menanamnya, mereka akan memilih menanam menggunakan polybag. Selain simpel penanamannya, cara ini juga bisa diaplikasikan ketika lahan minim.  Berikut caranya :

Siapkan benih

Sebelum penanaman, hal dasar yang harus anda lakukan adalah menyiapkan benih, sebaiknya pilihlah benih cabe yang berkualitas, atau sesuai dengan kebutuhan.

Penyemaian benih

Ketika akan membudidayakan cabe dengan memakai polybag sebaiknya benih tidak langsung di sebar atau di tanam ke dalam polybag.

Tetapi sebaiknya benih di sebar di sebuah lahan untuk dilakukan penyemaian yang mana sangat bermanfaat untuk membantu anda apakah benih cabe anda itu tumbuh atau cacat serta menunggu kesiapan bibit untuk tumbuh di tempat yang lebih besar.

Siapkan sebuah petakan tanah yang terdiri dari tanah dan kompos usahakan butiran tanah yang di gunakan sangatlah halus demi memudahkan akar tumbuh. Buatlah kerelaan setinggi 5-10 cm dan larikan dengan jarak 10 cm.

Masukkan benih cabe pada larikan dengan jarang 7,5 cm dan siram agar tanah basah kemudian tutupi dengan tanah lagi atau abu. Tutup tanah tersebut dengan goni yang telah di basahi selama 3-4 hari dan tetap pertahankan kebasahannya.

Bibit akan muncul di permukaan pada usia 4 hari dan bukalah karung goni, tapi jaga petakan tersebut dengan plastik transparan demi melindunginya dari sengatan matahari langsung dan juga air hujan.

Pada usia 3-4 minggu daun sudah mulai tumbuh, maka saat itulah tanaman cabe siap di pindahkan ke polybag.

Siapkan media tanam

Untuk menopang pertumbuhan cabe yang lebat maka pilihlah polybag yang memiliki ukuran di atas 30 cm. Pilih media yang akan di gunakan, misalkan :

  • Campuran tanah dan kompos dengan perbandingan 2:1
  • Campuran tanah, pupuk kandang yang telah matang dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1
  • Campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1

Usahakan media yang digunakan sangatlah halus dan jangan lupa mencampurkan 3 sendok NPK ke dalam polybag dan campur hingga rata.

Lapisi juga bagian dalam polybag menggunakan sabut kelapa, pecahan genteng untuk tempat menyimpan air pada akarnya.

Pemindahan bibit

Ketika bibit cabe sudah tumbuh cukup besar, maka saatnya anda memindahkan ke t=media tanam. Usahkan ketika memindah pada sore atau pagi hari. Pindahkan bibit dengan melubangi media tanam sedalam 5-7 cm, sertakan juga tanah yang menempel pada akar jika menggunakan lahan tanah zat pembibitan.

Namun, jika penyemaian dilakukan pada media polybag juga yang berukuran kecil, maka ikutkan sekalian tanah dalam polybag tersebut.

Pemeliharaan

  • Pemberian pupuk

Lebih baik pupuk yang di gunakan adalah pupuk kompos yang di campur dengan sedikit NPK atau pupuk organik.

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman setiap 3 hari sekali atau setiap hari ketika suhu sedang panas.

  • Pengajiran

Berikan penopang pada tumbuhan cabe jika sudah tumbuh besar menggunakan kayu atau bambu.

  • Perompesan

Lakukan perompesan pada tunas muda setiap 3 hari selai selama si cabai belum tumbuh besar dan belum ada penopang.

  • Pengendalian hama dan penyakit

Gunakan pestisida organik atau kimia untuk menghilangkan hama dan penyakit, namun jangan terlalu sering ya, karena dapat merusak tanaman cabe.

Panen

Ketika si cabe sudah berwarna merah, maka dia sudah siap di panen.

Baca Juga : Cara dan Tips dalam Budidaya Ikan Betutu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *