tipe seks tanaman

Penjelasan Mengenai Proses Penyerbukan pada Tanaman

Penjelasan Mengenai Proses Penyerbukan  pada Tanaman – Penyerbukan dalam bansa latin pollination cf. pollen, yang berart “serbuk sari”. polinasi  merupakan proses jatuhnya serbuk sari pada permukaan stigma.

Dalam sebagian besar bunga, proses  ini berarti “jatuh pada bagian kepala putik”. Penyerbukan menjadi bagian yang penting dari proses reproduksi pada tumbuhan biji. stigma yang telah matang akan mengeluarkan lendir yang berisikan zat larutan gula dan zat-zat lain yang diperlukan untuk proses perkecambahan serbuk sari.

Apabila serbuk sari yang jatuh tepat pada stigma “kepala putik”  dalam keadaan normal ia akan menyerap cairan yang dihasilkan oleh putik, selanjutnya akan mengalami pembengkakan dan berkecambah.

Pada saat itu salah satu dari pori-pori yang ada di dinding luarpolen akan pecah. Oleh sebab itu butir polen harus terus menerus dapat menyerap cairan dari stigma sehingga volume yang semakin besar dan isi polen atau protoplasma + dua unit inti yang telah terbungkus oleh selaput tipis dan lunak bisa keluar melalui pori-pori yang telah pecah  sebagai tabung polen atau pollen tube.

Sebelum terjadi proses perkecambahan, serbuk sari biji-bijian masing-masing berisi dua inti buah yang disebut dengan nukleus vegetatif dan generatif inti.

Pada saat mulai berkecambah, inti generatif atau juga disebut sperma inti akan membagi sehingga tabung polen ada dua sperma inti atau sperm nuclei dan inti vegetatif atau tube nucleus.

Pertumbuhan tabung polen akan diatur sepenuhnya oleh inti vegetatif, sedangkan tugas kedua dari nukleus sperma melakukan fertilisasi bakal biji.

Polen yang telah berkecambah diatas kepala putik stigma akan tumbuh memanjang ke bawah dan ke saluran tangkai putik atau carnalis stylinus menuju ruang yang disebut ovarium sampai ujung menyentuh embrio atau saccus embrionalis. Dengan demikian tabung polen harus lebih panjang dari putik tangkai.

Pada umumnya, pertumbuhan tabung polen dalam saluran putik tangkai berjalan sanat lambat. Untuk mencapai ruang, buah biasanya akan membutuhkan waktu 5-60 jam.

Namun, terkadang bisa sampai 5 hari atau lebih. Penyerbukan yang berhasil akan segera diikuti oleh pertumbuhan bubuk buluh memasuki saluran putik yang akan menuju bakal biji. Dalam bakal biji akan terjadi peristiwa penting berikutnya yaitu pembuahan.  Adapun beberapa jenis penyerbukan:

Penyerbukan Abiotik

Penyerbukan abiotik ini mengacu pada situasi di mana penyerbukan dimediasi tanpa melibatkan organisme lain. Hanya 10% dari tanaman berbunga yang akan diserbuki tanpa bantuan hewan apapun. Bentuk yang paling umum dari penyerbukan abiotik, anemophily, ialah diserbuki oleh angin.

Bentuk dominan penyerbukan di rumput, sebagian besar dari konifer dan daun pohon banyak. Hydrophily akan diserbuki oleh air, dan terjadi pada tanaman air yang melepaskan serbuk sari mereka langsung ke dalam air di sekitarnya.

Sekitar 80% dari semua penyerbukan biotik tanaman. Dalam gymnosperma, penyerbukan biotik pada umumnya terjadi insidental ketika itu terjadi, meskipun beberapa gymnosperma dan penyerbuk mereka akan diadaptasi untuk proses penyerbukan.

Contohnya adalah Cycadales dan spesies terkait kumbang. Conifera Paling anemophilous, bergantung pada penyerbukan angin. Spesies abiotik diserbuki, 98% adalah anemophilous dan hydrophilous 2%, yang diserbuki oleh air.

Penyerbukan Biotik

Secara umum, proses penyerbukan membutuhkan penyerbuk yaitu organisme yang bertugas membawa atau memindahkan serbuk sari dari anter ke bagian reseptif putik.

Hal ini dinamakan penyerbukan biotik. Ciri-ciri beberapa jenis bunga dan kombinasinya diferensial yang menarik satu atau jenis lain dari penyerbuk dikenal sebagai sindrom penyerbukan. Di alam liar terdapat sekitar 200.000 jenis penyerbuk hewan, yang sebagian besar adalah serangga.

Entomophily merupakan penyerbukan oleh serangga yang sering terjadi pada tanaman yang telah dikembangkan kelopak berwarna dan aroma yang kuat untuk menarik perhatian dari serangga seperti lebah, tawon dan kadang-kadang semut atau Hymenoptera, kumbang atau Coleoptera, ngengat dan kupu-kupu atau Lepidoptera, dan lalat atau Diptera. Dalam zoophily, penyerbukan dilakukan oleh beberapa vertebrata seperti burung dan kelelawar.

Pada kelelawar tertentu, kolibri, sunbirds, spiderhunters, honeyeaters, dan buah. Tanaman yang disesuaikan dengan penggunaan kelelawar atau ngengat sebagai penyerbuk biasanya memiliki kelopak putih dan aroma yang sangat kuat, sedangkan tanaman yang menggunakan burung sebagai pembantu untuk proses penyerbukan cenderung mengembangkan kelopak merah atau beberapa burung mengandalkan indera penciuman untuk menemukan tanaman pangan.

Baca Juga : Macam-macam tanaman hias gantung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *